Amerika Utara / Canada

3 Rumah Unik di Toronto

Bulan Februari 2015 adalah bulan yang sangat dingin di Toronto. Cuaca bisa mencapai -40 derajat celcius dan membuat malas keluar rumah. Oleh karena itu saat cuaca 0 derajat, saya gak mau membuang kesempatan untuk jalan-jalan keluar. Sudah banyak tujuan wisata di Toronto yang pernah dikunjungi, tapi kali ini saya mau mencoba mengeksplorasi sesuatu yang beda. Setelah riset melalui beberapa situs dan bertanya ke teman-teman lokal, akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi beberapa rumah unik yang ada di sekitar Toronto.

1. Rumah setengah

Rumah bergaya Victoria ini berumur 122 tahun dan terletak di  54 ½ Saint Patrick Street. Saya sering sekali melewati jalan ini tapi tidak sekalipun sadar kalau ada sesuatu yang janggal dari salah satu bangunan disitu sampai saya membaca beritanya di koran lokal.  Karena penasaran, disaat cuaca sedang bersahabat saya segera mempir ke area itu untuk melihat dengan mata kepala saya sendiri sebuah rumah yang pernah dibagi dua dan kini hanya tinggal setengah.

Kisah dibalik rumah setengah ini cukup unik. Pada tahun 1970an, Toronto mempunyai banyak area perumahan dengan bangunan tipe Semi detached, yaitu dua rumah yang dibangun bersebelahan dan hanya terpisahkan oleh tembok. Karena bentuk bangunan yang mirip, dua rumah itu terlihat seperti satu kesatuan. Tipe rumah seperti ini banyak ditemukan di Inggris, Canada dan Australia.

Pada saat itu pembangunan besar-besaran terjadi di Toronto dan banyak rumah dibeli dan dihancurkan untuk membangun taman atau barisan apartemen baru. Salah satu yang dilirik adalah daerah sekitar St.Patrick Street. Banyak pemilik rumah menolak penggusuran dan melakukan perlawanan keras. Namun karena tekanan dari pihak developer dan iming iming uang ganti rugi yang cukup besar, satu persatu pemilik rumah bersedia menjual. Tapi ada satu keluarga yang tetap keras pada prinsipnya dan menolak untuk digusur.

Property developer resah. Hanya satu keluarga ini saja yang tidak mau pergi, sedangkan pembangunan sudah harus segera dilaksanakan. Solusi terbaik adalah membagi semi detached house ini menjadi dua, lalu menghancurkan bagian yang dijual tanpa menyentuh rumah sebelahnya. Rumah setengah di Jalan St.Patrick menjadi saksi bisu insiden sengketa tanah pada masa itu.

Lokasi: 54 1/2 Patrick Street

Subway terdekat: St. Patrick Station

tot2 tot3 tot4 tot5

2. Perpustakaan Mini

Kalau anda sering jalan-jalan ke daerah Annex atau The Beach di Toronto pasti sering melihat rumah-rumah kecil ini. Awalnya saya pikir rumah burung biasa tapi setelah mendekat bukan burung yang saya temukan tapi buku-buku.

Rumah burung berisi buku ini adalah ide Todd Bol dari Wiscounsin Amerika. Todd ingin mengenang ibunya yang sudah meninggal dengan cara membangun rumah burung berbentuk sekolah, memasangnya depan rumah, lalu mengisinya dengan buku dan menamakannya  Little free Library.  Semasa hidupnya ibunda Todd adalah seorang guru dan pencinta buku, sehingga kenangan yang berhubungan dengan buku terasa tepat. Sistem Little Free Library ini  sangat unik. Siapapun bisa meminjam buku secara gratis asalkan bersedia menaruh buku pengganti. Sistem ini berdasarkan faktor kepercayaan karena rumah burung itu tidak dikunci dan tersedia 24 jam.

Gerakan Little Free Library mulai diadopsi oleh beberapa negara seperti Canada, Ghana, Jerman dan Inggris. Tapi di Indonesia kok rasanya susah ya? Bisa-bisa ditinggal sehari saja, semua buku hilang berikut rumah burungnya. 🙂

Lokasi: Daerah Annex

Subway terdekat: Christie Station

to3

to1

to2

to4

3. Rumah Gajah Putih Raksasa

Di beberapa negara Asia, simbol gajah identik dengan umur panjang, keberuntungan, dan ilmu pengetahuan. Jadi ketika pertama kali melihat patung gajah putih raksasa di halaman sebuah rumah, saya langsung berpikir bahwa pemiliknya adalah imigran Thailand atau India. Tidak disangka ternyata pemilik patung gajah ini adalah seorang kulit putih yang meletakkan patung gajah dihalaman tanpa latar belakang filosofis atau politik ,tetapi hanya karena dia menyukainya.

Kisah keberadaan Gajah putih ini berawal ketika seorang mahasiswa Toronto yang bersekolah di OCAD (Ontario College of Art and Design) bernama Matt Donovan, membuat tugas akhir dengan membangun patung  gajah dari fiberglass, kayu, dan kawat untuk pameran sekolah. Setelah pameran selesai, Matt bingung bagaimana cara membuangnya. Beruntung salah satu temannya bernama James Lawson menyukai hasil karyanya dan bersedia menampung patung gajah ini di halaman rumah barunya.  Semenjak itu, patung gajah putih ini mulai dikenal di daerah Annex. Ketika saya berkunjung terlihat beberapa turis Jepang sibuk mengabadikan foto bersama gajah raksasa.

Lokasi: 77 Yarmouth Road

Subway : Christie Station

gajah1 gajah2 gajah3 gajah4

Advertisements

25 thoughts on “3 Rumah Unik di Toronto

  1. Perpustakaan kejujuran itu menghangatkan hati sekali :hehe. Unik-unik Mbak, rumah sebelah, perpustakaan kejujuran, dan patung gajah putih :hehe. Konsepnya bagus-bagus, menjunjung integritas, dan di sana memang masyarakatnya sudah dewasa sekali ya Mbak, kalau di sini (untuk saat ini) kayaknya agak susah untuk dilaksanakan, takutnya malah hilang semua nanti buku-bukunya :hehe.

    Banyak tempat menarik di Toronto ya Mbak :hehe.

    • Aku jg baru tau keberadaan perpus kecil itu. Soalnya didaerah rumahku gak ada. Gerakan ini masih baru di Toronto jadi belum banyak yg bikin. Kl udah mulai ngetop asik bgt kan. Kalo mau baca buku tinggal pinjem dari halaman tetangga. Hahaha

  2. Ya ampun rumahnya unik-unik ya. Bisa aja dapet sejarah rumah-rumah unik. Kalau di Jakarta mungkin sejarah rumah yang bakal dibahas palingan rumah pondok indah. :)))))

      • Rumah Pondok Indah itu kan yg ada cerita horor. x))))

        Setuju rumah-rumah di Menteng. Banyak sejarahnya tuh. SD-ku yang di Menteng konon bekas rumah sakit Belanda. XD

        • Oh yaa? emang kamu SD mana dulu? Jangan-jangan SD nya Obama. Trus selama disana ketemu suster ngesot atau teman-temannya gak? Kan males banget kl ke WC ada noni Belanda mojok ngeliatin. hiyyyy *kok jadi ngomongin horor*

          • Beda kok, cuma sama-sama Menteng. XD

            Waktu SD sering ngalamin kejadian aneh sih kayak lampu ngedisko sendiri, ada kepala nongol di tembok, sampai dengan lukisan yang bisa bergerak. x)

  3. APAAAH MINUS EMPAT PULUH MAH BUKAN MALES MBAAK TAPI MATII!! MATIII!! *dateng dateng gak sante*

    Wah itu gara-gara bandel jadinya malah unik ya rumah setengah itu. Dan, yang ide free little library unik banget tuh. Gak tahu deh kalo di indo bakal bisa apa enggak. Baru 5 menit bukunya ilang semua diambilin tukang pulung. -__-

  4. Begitu liat salju malah penginnya guling-guling di saljunya. Catatannya apik Mbak Clara, semoga suatu saat bisa mengetuk pintu ke rumah-rumah itu. 🙂

    • Aku lgs googling ttg patung gajah di Gresik. menarik jg ya. Trus posisinya membelakangi jalan raya. Baru tau ada rumah mewah spt ini di Gresik. Sayangnya hanya bisa diliat dari luar ya, gak boleh liat isi rmh 😞

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s