Eropa / Italia

Kembali ke masa lalu di Trastevere

Berkunjung  ke Roma tidak  lengkap rasanya kalau belum mengunjungi Trastevere.

Trastevere adalah daerah tua di Roma yang terletak diseberang sungai Tiber di sebelah selatan Vatican. Daerah ini memiliki bangunan-bangunan kuno dengan jalan bebatuan yang sempit berliku dan menjadi tujuan wisata menarik bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

Dalam bahasa Latin, Trastevere artinya “Seberang sungai Tiber”. Daerah ini sudah ada sejak tahun 509 sebelum masehi meskipun awalnya bukan bagian kota Roma. Pada jaman itu, Trastevere tidak terpelihara dan didiami oleh pekerja kasar beserta imigran Yahudi dan Siria. Wilayah ini baru mulai dilirik dan dianggap titik penting dalam perekonomian pada masa pemerintahan Kasiar Agustus tahun 27 sebelum masehi, hingga akhirnya diresmikan menjadi wilayah kota Roma.

SONY DSC

Bangunan di Trastevere

SONY DSC

Bangunan di Trastevere

Trastevere bisa dicapai dari arah Roma maupun Vatican. Dari Roma, jalur yang paling mudah adalah dengan menggunakan bis jalur H yang dimulai di Stasiun Termini. Bis ini akan berhenti di dekat Piazza Santa Maria. Sedangkan cara yang termudah dari Vatican adalah dengan menyebrangi jembatan sungai Tiber di depan kastil San Angelo dan berjalan kaki sekitar 20 menit.

street-map-rome-italy-trastevere

Peta Trastevere

Hanya di Trastevere kita masih bisa menikmati bangunan  peninggalan sejarah abad pertengahan yang masih aktif digunakan. Meskipun terlihat rapuh dengan warna cat memudar, bangunan-bangunannya masih tampak indah dengan balkoni warna warni yang dililit beragam tumbuhan merambat.

Trastevere sangat nyaman dan relatif sepi dibanding hiruk pikuk pusat kota Roma. Kita seakan dibawa ke pedesaan Itali, dan lupa kalau masih berada di dalam kota. Meskipun banyak turis yang datang, daerah ini masih belum terlalu dikenal karena jarang tercantum di brosur wisata ataupun menjadi rute tur dalam kota.

Trastevere menyenangkan untuk jalan kaki  sambil menikmati suasana masa lalu sembari mengamati budaya lokal. Belasan restoran dan bar pun berderet di sekitar Piazza mengundang pengunjung untuk mencoba beragam masakan khas Italia.

SONY DSC

Jalan sempit di Trastevere

SONY DSC

Jalan di Trastevere

SONY DSC

Bangunan Trastevere

SONY DSC

Bangunan berwarna dengan balkoni

Di Trastevere ada 3 tempat yang paling menarik untuk dikunjungi:

1. Basilica Santa Maria

Basilica Santa Maria adalah salah satu gereja tertua di Roma yang didedikasikan untuk Bunda Maria. Gereja ini dibangun sekitar tahun 337 dan sudah dua kali dipugar yaitu pada tahun 1138 dan tahun 1702.

Di dalam gereja Santa Maria anda bisa melihat keindahan barisan mosaik Bunda Maria karya Pietro Vacallini yang mengisahkan sejarah hidup sang Bunda. Gereja itu sendiri terdiri dari 21 Pilar gaya Romawi dengan atap kayu dari abad ke 17.

SONY DSC

Basilika Santa Maria

SONY DSC

Mosaik Bunda Maria dalam gereja

SONY DSC

Mosaik Bunda Maria dalam gereja

SONY DSC

Altar di salah satu sudut kapel

2.  Menikmati indahnya air mancur Piazza Santa Maria

Air mancur Piazza Santa Maria dipercaya sebagai air mancur tertua di Roma dan terletak tepat di depan gereja Santa maria. Lokasi air mancur ini sudah ada didalam peta kota Roma yang dibuat oleh Pietro del Massaio tahun 1471. 

Ada legenda menarik dibalik sejarah air Mancur Santa Maria. Menurut kepercayaan yang tertulis di Kitab Eusebius, pada malam kelahiran yesus, semburan minyak muncul secara tiba-tiba dari dasar tanah. Oleh sebab itu tepat dimana semburan minyak muncul, dibangun air mancur yang airnya dianggap suci.

Air mancur Santa Maria di Peta Kota Roma tahun 1471 

SONY DSC

Air Mancur Santa Maria

3. Menikmati Makanan Murah di Trastevere

Trastevere menyajikan berbagai macam restoran dan cafe-cafe yang menarik. Tempatnya bagus, bersih, dan harganya lebih murah dibanding di daerah Vatican ataupun pusat kota Roma. Selain murah, rasanya juga tdak kalah nikmat dan suasananya pun lebih sepi dan nyaman.

SONY DSC

Salah satu restoran di Trastevere

SONY DSC

Restoran dan Bar sekitar Trastevere

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Salah satu restoran di Trastevere

SONY DSC

Menu makanan yang dipajang di depan restoran

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pizza Khas Itali

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Risoles

Setelah kenyang, anda bisa menikmati berjalan di Via del Moro dengan toko-toko barang unik yang sangat menarik. Selain itu setiap hari minggu ada pasar terbuka di tengah Piazza yang menawarkan berbagai jenis  barang mulai dari buku, baju, hingga perhiasan antik.  Tapi tentunya harus siap untuk menawar.

Kalau ada kesempatan mengunjungi Roma, jangan lupa untuk mengunjungi Trastevere. Anda akan merasa seperti masuk ke mesin waktu dan kembali ke masa lalu.

Advertisements

2 thoughts on “Kembali ke masa lalu di Trastevere

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s